TRIBUNNEWSWIKICOM - Meski viral, selama ini, banyak netizen meyakini bahwa kisah horor KKN di Desa Penari, hanya karangan dan fiktif belaka. Nyatanya, kisah horor KKN di Desa Penari ternyata benar-benar pernah terjadi.. Beberapa orang yang menjadi tokoh dalam cerita KKN di Desa Penari sudah merasa terganggu oleh viralnya cerita KKN di Desa Penari yang ditulis akun @SimpleMan ini. Namunpertanyaannya, apakah sosok ini benar-benar ada dan nyata atau hanya karangan belaka? Menurut Om Hao dari Cerita Tanah Jawa mengatakan kisah Desa Penari adalah benar ada namun hanya bisa dilihat secara gaib "Ini sebenernya ceritanya apa adanya, bener, nyata. Cuma secara packaging, pengemasannya itu untuk cerita pake ditambahi fiktif Tidakada yang tahu jika kehidupan tujuh namja yang populer di sekolah ternyata memiliki beban kehidupan yang berat di kehidupannya. WARNING Cerita ini hanya fiktif belaka dan hanya karangan yang keluar dari imajinasi penulis. Terima kasih dan selamat membaca Fiksiadalah karya sastra yang dikarang bukan berdasarkan kejadian nyata atau dengan kata lain sebuah karangan yang dibuat berdasarkan imajinasi pengarang. Umumnya, cerita fiksi dibalut oleh artistik dan intens yang diwarnai oleh budaya, filosofi, keagamaan, pengalaman batin, dan latar belakang seseorang. Imajinasi pengarang dalam cerita fiksi Ceritaini hanya karangan fiktif belaka, jika ada kesamaan, Nama(?) *maaf, ini mah sengaja, aku emg pke namkor temen2ku * Karakter(?) *mungkin aja kan? LeonWijayah tidak pernah menyangka saat ia bangun ia telah berada di tubuh seorang pria bernama Akion Naal Sanktessy. Dirinya masih penuh kebingungan tentang dirinya sendiri, kini harus di hadapkan dengan kenyataan dirinya tengah berada dalam bahaya karena pembunuh bayaran yang menginginkan nyawanya karena dia seorang swordmaster termuda sebenua. a ORIENTASI: pengenalan latar cerita atau bagian pendahuluan dalam sebuah cerita, baik pengenalan sifat tokoh tempat terjadinya peristiwa dalam cerita, maupun pengenalan suasana dalam cerita. b) KOMPLIKASI: bagian yang memuat masalah konflik dalam cerita, masalah mulai timbul karena sebab-akibat rangkaian peristiwa, kemudian sampai pada klimaks Ceritaini hanya karangan dan fiktif belaka, apabila ada kesamaan peristiwa, judul cerita, alur cerita maupun nama dan tempat, maka itu hanya kebetulan semata dan tidak direkayasa. Bukan sebuah karya plagiat atau copy paste, hanya terinspirasi dari cerita-cerita yang sudah ada. Arsip Blog 2011 (955) Desember (48) Oktober (93) September (210 Sd5cxp. Uploaded bysry wardiana 0% found this document useful 0 votes21 views3 pagesDescriptionHanyauaOriginal TitleCerita ini hanya fiktif belakaCopyrightยฉ ยฉ All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes21 views3 pagesCerita Ini Hanya Fiktif BelakaOriginal TitleCerita ini hanya fiktif belakaUploaded bysry wardiana DescriptionHanyauaFull descriptionJump to Page You are on page 1of 3Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. 0% found this document useful 0 votes227 views2 pagesCopyrightยฉ Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes227 views2 pagesCerita Ini Hanya Fiktif BelakaJump to Page You are on page 1of 2 You're Reading a Free Preview Page 2 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Ini adalah cerita fiksi yang dibuat-buat. Jika ditemukan kesamaan kejadian atau tokoh maka itu adalah kebetulan belaka tanpa ada unsur kesengajaan sama sekali. Cerita ini mengandung opini yang sangat liar, sehingga tidak layak dibaca bagi mereka yang tidak siap menerimanya. *** โ€œKamu ga buat syair tentang pemilu, Bur? Oh ya, kamu golput kan?โ€ Tanya Fahmi tiba-tiba kepada Burhan yang sedang sibuk dengan hpnya. Burhan hanya menoleh ke arah Fahmi dengan sedikit terkejut. Kemudian wajahnya memperlihatkan ia sedang mencari jawaban untuk pertanyaan temannya itu. Beberapa saat kemudian, ia menjawab dengan satu bait syair dari bahr Mutaqorib. ูƒูŽููŽูู’ุชู ุนูŽู†ู ุงู„ุดูุนู’ุฑู ูููŠ ุฐูŽุง ุงู„ู…ูŽุฌูŽุงู„ู’ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ู„ููƒูŽู„ู‘ู ู…ูŽู‚ูŽุงู…ู ู…ูŽู‚ูŽุงู„ู’ Aku mencukupkan diri dari syair di ranah ini, karena likulli maqomin maqol. Likulli maqomin maqol, adalah pepatah Arab yang maksudnya adalah bahwa setiap kondisi ada sikap atau ucapan yang tepat dengan kondisi tersebut. Seperti jika kita berbicara dengan orang awam, maka tidak bisa kita gunakan istilah-istilah intelek. Begitu juga sebaliknya. Burhan kemudian menambahkan, โ€œAku lebih memilih diem dan ga ngedukung paslon manapun. Karena menurutku diem, kalem, ga manas-manasin, atau promosi salah satu paslon itu lebih bagus untuk keadaan sekarang. Jadi apa salahnya kalo aku diem aja? Toh diem itu lebih pas dengan kondisi.โ€ Fahmi yang kebetulan pernah belajar Arudh segera menjawab syairnya Burhan, ุฅุฐูŽุง ุฃูŽู†ุชูŽ ุฑูู…ู’ุชูŽ ู†ูู‡ููˆุถูŽ ุงู„ุดูุนููˆุจู ููŽุฅู†ู‘ูŽ ุณููƒููˆุชูŽูƒูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูุญูŽุงู„ู’ Kalo kamu menginginkan kebangkitan rakyat, maka harusnya sekarang ini mustahil kamu diem apalagi golput. Fahmi pun menambahkan, โ€œPerasaan, kamu sering bilang, pengen ngebangkitin umatโ€™, pengen ngembalikan kejayaan Islamโ€™, atau apalah itu. Lah sekarang ada kesempatan buat itu, kamu malah diem ga bersuara sama sekali, golput lagi. Buktiin kata-katamu, jangan cuma bisa koar-koar doang.โ€ ูˆูŽู„ูŽูŠุณูŽ ุณููƒููˆุชููŠ ุฏูŽู„ููŠู„ู‹ุง ู„ูุนูŽุฌู’ุฒู ูˆูŽู„ูฐูƒูู† ุฃูŽุฑูŽู‰ ุนูŽุจูŽุซู‹ุง ูููŠ ุงู„ุฌูุฏุงูŽู„ู’ Diamku itu bukan berarti aku lemah dan ga ada usaha. Aku cuma ngerasa kalo aku ngomong, bakal jadi debat kusir. โ€œAku punya cara lain dalam membangkitkan umat dan masyarakat. Bukan lewat, pemilu tapi dengan yang lain. Karena menurutku pemilu ini ga mengubah apa-apa. Aku punya cara sendiri, yang jika itu kusebutkan maka hanya akan berujung pada debat kusir semata.โ€ Burhan menambahkan dengan sedikit serius. Fahmi berpikir sejenak, bukan karena tak menemukan kata-kata yang pas untuk syair balasan. Ia cerna semua kata-kata Burhan sambil menerka-nerka kira-kira seperti apa cara yang dimaksud Burhan. Ia kemudian membalas lagi dengan syair, ุฃูŽููุถู’ู†ููŠ ุจูุฑูŽุฃูŠููƒูŽ ู…ูŽุง ู‚ูŽุฏ ูƒูŽููŽูู’ุชูŽ ููŽุฅู†ู‘ููŠ ุจูุฑูŽุฃูŠู ุตูŽุญููŠุญู ุฃูŽู†ูŽุงู„ู’ Coba jelasin caramu membangkitkan umat, yang kamu tahan-tahan. Kalo ada benarnya, aku pasti bakal menerimanya. โ€œCoba jelasin caramu. Aku bukan orang yang keras kepala dan hanya taklid buta. Aku bisa bedain mana yang benar, mana yang salah. Kalo caramu itu ada benarnya, maka insya Allah aku bakal nerima cara tersebut.โ€ Burhan kemudian membetulkan posisi duduknya. Ia bersiap menjelaskan apa yang tergambar di kepalanya secara singkat dan mudah dimengerti. Ia berdeham kecil lalu memulai penjelasannya. โ€œIbaratnya gini, ada sebuah desa di pelosok yang tak memiliki sumber air bersih. Sumber air bersih dari desa itu, anggaplah jaraknya 5 Km. Nah di desa itu cuma ada dua orang yang punya kendaraan. Yang satu cuma punya motor bak, yang satunya cuma punya mobil bak.โ€ โ€œNah, penduduk desa kemudian menggaji pemilik motor bak dan mobil bak, untuk ngambilin air dari sumber air yang kemudian air itu ditampung di bak besar di desa. Namun uang penduduk desa itu ga cukup buat menggaji dua orang sekaligus. Akhirnya, penduduk mengadakan voting siapa kira-kira yang cocok untuk menanggung pekerjaan tersebut, apakah pemilik motor bak, ataukah pemilik mobil bak.โ€ โ€œTunggu dulu,โ€ ujar Fahmi menyela. โ€œBukannya orang desa itu pada ramah ya? Ga perlu pak gaji segala, mereka pasti mau nolong sesama.โ€ Burhan hanya tertawa, โ€œAnggap aja kaya gitu ceritanya, lagian ini cuma perumpamaan. Nah terus terpilihlah pemilik mobil bak. Namun setelah beberapa bulan bekerja, ternyata pemilik mobil bak ini malas-malasan ngerjainnya. Akhirnya diadakan voting lagi, kira-kira dicopot atau dibiarkan. Pemilik mobil bak tau kalo penduduk mau voting lagi, ia segera mengumumkan maafnya sambil berjanji ga bakal malas-malasan lagi. Pemilik sepeda motor juga memanfaatkan momen itu untuk janji, jika terpilih ga bakal malas-malasan dia.โ€ Fahmi kemudian menyela lagi, โ€œNah itu ibarat pemilu yang sekarang ini kan?โ€ โ€œYap, betul. Kemudian ternyata penduduk percaya dengan janji pemilik mobil bak. Namun ternyata janji itu hanyalah janji belaka, dia malah malas-malasan lagi setelah koar-koar. Akhirnya diadakan voting lagi, yang penduduk terbagi menjadi dua kubu besar karena hal itu. Ada yang masih ingin memberi kesempatan pemilik mobil bak, ada yang ingin mengganti dengan pemilik motor bak.โ€ Fahmi kembali menyela, โ€œNah, berarti kan kalo mau ada perubahan, kita harus ngubah yang bertugas ngambilin air. Ya ga?โ€ Burhan kembali tersenyum, โ€œHaha, dengan mengganti yang bertugas ngambilin air mungkin akan berubah, tapi siapa yang menjamin kalo si pemilik motor bak ga malas-malasan? Lagi pula gimana jika ternyata dari awal penduduklah yang salah? Salah ketika mereka memutuskan untuk menggaji seseorang agar bertugas mengambilkan air. Bagaimana jika mereka salah dalam cara mengambil air dari sumber airnya? Bagaimana jika di awal, mereka gunakan uang mereka untuk membangun saluran air untuk menghubungkan desa dengan sumber mata air? Tentu, tak akan berakhir seperti ini.โ€ โ€œBetul juga tuh, tapi terus gimana membangun saluran air untuk negara ini?โ€ Tanya Fahmi lagi. โ€œPemilik motor dan mobil bak kan ibarat pemerintah yang bertugas membuat kebijakan dan hukum. Sedangkan jika ada saluran air, ga ada lagi yang bertugas ngambilin air, tapi ada yang bertugas mengoperasikan saluran air. Maka untuk membuat saluran air tinggal kita ubah tugas atau peran dari pemerintah. Dari yang sebelumnya membuat hukum, menjadi hanya menerapkan hukum yang sudah ada. Hukumnya tentu hukum yang benar, yang berasal dari Allah SWT.โ€ Ujar Burhan sembari meninggalkan Fahmi. *** Tulisan ini harusnya kupost sebelum pemilu, tapi tak ada salahnya juga jika kupost sekarang. Ini hanyalah sebuah cerita karangan yang mengandung opini liar penulis. Cerita yang fiksi dari orang kesepian, berharap punya teman yang mampu menjawab syairnya tapi tak kesampaian. ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู… ุจุงู„ุตูˆุงุจ