Ikanarwana kesayangan Anda bisa menjadi sekarat dan lemas tak berdaya karena beberapa penyebab. Misalnya disebabkan infeksi oleh bakteri liar yang mengakibatkan insang atau sisik ikan arwana tersebut mengalami kerusakan. Bisa pula karena ikan arwana mengalami stres akibat kondisi air di dalam akuarium tidak sesuai dengan kebutuhannya.
Ikanarwana hidup di perairan air tawar di Asia, khususnya di Indonesia. Ikan ini mempunyai ciri-ciri khusus pada warna tubuhnya yang tampak mencolok. Ikan ini begitu indah. Maka tidak heran kalau ada banyak orang yang tertarik untuk memeliharanya. Banyaknya peminat ikan arwana secara otomatis membuat harganya melambung tinggi.
Beberapacara untuk mengatasi serangan kutu jarum pada Arwana: Cabut kutu jarum pada badan Ikan Arwana dengan pinset. Pastikan hingga kepala kutu jarum tersebut ikut tercabut. Hati-hati pada saat pencabutan, karena kepala kutu jarum mempunyai kait yang dapat merobek kulit atau sisik ikan.
Pasangheater (30 - 32), kasih garam (tambahan : untuk aro yang kena jamur, setiap ganti air selalu tambah garam ikan secukupnya, lakukan sampai ikan sembuh), tutup akua pakai bahan kain dll, biar ga lihat orang mondar-mandir, lampu matiin. Saya begitu berhasil. Jangan buru-buru pakai obat, bisa-bisa ikan malah mati.
Matikanpencahayaan lampu terlebih dahulu. Dari beberapa kasus, pantulan dari lampu tanning juga dapat memicu arwana kagetan. Penyebab dan Cara Mengobatinya Sisik Arwana Menghitam Oleh karena itu, selama ikan arwana masih belum tenang, berikan lampu yang lebih soft. Itulah beberapa Cara Mengatasi Arwana yang Kagetan.
Hobybukan sekedar hoby. Tetapi hoby yang menghasilkan.Cara dan trik mengatasi ikan arwana sering diam dan parkir pada dasar AQUARIUM. TONTON VIDIONYA SAMPAI
Videoberikut membahas bagaimana cara mengatasi arwana yang sering diam di dasar aquarium dan bagaimana cara mengatasi arwana yang sering parkir di dasar aqu
Kontenini berisi tips CARA MENGATASI IKAN ARWANA MOGOK MAKAN semoga konten ini berguna untuk anda yang masih mengalami hal tersebut, alangkah baiknya tonton
QilbC8. Ikan arwana adalah salah satu jenis ikan hias air tawar yang cukup tangguh terhadap serangan penyakit. Namun bukan berarti penyakit tersebut tidak dapat hinggap pada tubuh arwana. Penyakit arwana seperti Redspot, Jamur, Stress dll dapat menjadi penyebab utama matinya ikan arwana dalam aquarium. Penyebab dari penyakit ikan arwana umumnya terbagi kedalam 2 jenis yaitu penyakit karena parasit seperti jamur, bakteri dan protozoa dan penyakit karena non-parasit seperti faktor lingkungan atau habitat yang tidak sesuai. 8 Penyakit Pada Ikan Arwana1. Arwana Gigit EkorGejala Penyakit Gigit EkorPenyebab Penyakit Gigit EkorPengobatan Penyakit Gigit Ekor2. Tutup Insang MelengkungGejala Tutup Insang MelengkungPenyebat Tutup Insang MelengkungPengobatan dan Pencegahan Tutup Insang Melengkung3. Ikan Arwana Tidak Mau MakanPenyebab Arwana Mogok MakanCara Mengatasi Arwana Tidak Mau Makan4. Mata Ikan Arwana JulingPenyebab Mata Juling pada ArwanaPencegahan Mata Juling ArwanaPengobatan Mata Ikan Arwana Juling5. Dubur Arwana Bengkak Dan MemerahGejala dan Penyebab Dubur Arwana Merah dan MembengkakLangkah Pencegahan dan Pengobatan6. Sisik Arwana Berdiri atau Kembang SisikPenyebab Penyakit Sisik Berdiri atau Kembang SisikGejala Kembang SisikPengobatan Penyakit Kembang Sisik7. Tulang Punggung BengkokPenyebab Tulang Punggung BengkokLangkah Pengobatan dan Pencegahan Bengkok Tulang Punggung8. Sirip dan Ekor Arwana MengkerutPenyebab sirip dan ekor mengkerutCara mengobati ekor dan sirip mengkerut Pada pembahasan kali ini, akan mencoba membahas penyakit pada ikan arwana yang dapat dilihat dari ciri ataupun bentuk fisik ikan tersebut. Ikan arwana yang terkena penyakit akan mengalami perubahan pada bentuk maupun gangguan pada fisik ikan tersebut. Nah untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyakit yang sering menyerang ikan arwana ini. Berikut akan menjabarkan beberapa masalah kesehatan pada ikan arwana. 1. Arwana Gigit Ekor Gejala Penyakit Gigit Ekor Jika anda menenukan perilaku arwana yang hilir mudik dalam aquarium dan terlihat gelisah, bisa jadi itu adalah gejala awal dari penyakit ini. Ciri penyakit gigit ekor biasanya akan terlihat dalam beberapa hari. Penyakit ini membuat selaput pada sirip ekor robek bahkan jika makin parah akan menyisakan hanya jari sirip ekor saja. Walau awalnya hanya robekan kecil, jika dibiarkan akan sangat merusak selaput sirip bahkan jari sirip ekor ikan. Penyebab Penyakit Gigit Ekor Penyebab penyakit gigit ekor pada ikan arwana adalah karena parasit yang menempel pada bagian ekor. Parasit ini akan memberikan efek gatal yang luar biasa pada sirip ekor ikan, hal inilah yang membuat ikan arwana tampak geliasah. Selain hilir mudik dalam aquarium, tak jarang ikan arwana menggigit ekor mereka untuk mengatasi rasa gatal tersebut. Inilah yang mengakibatkan kerusakan pada ekor arwana. Pengobatan Penyakit Gigit Ekor Penyakit ini cenderung cukup mudah ditangani. Untuk dapat mengobati penyakit gigit ekor dengan cara memindahkan arwana yang terserang kedalam kolam karantina yang berisi air bersih dan steril. Setelah itu anda dapat menambahkan 20 tetes obat Tropical Fish medicine kedalam aquarium karantina. Biarkan ikan arwana tersebut selama beberapa hari sampai ikan benar-benar terbebas dari parasit di ekornya. Untuk tidakan pencegahan agar arwana tidak kembali terserang, jangan lupa membersihkan aquarium yang lama. Buang semua airnya dan bersihkan bagian dalam aquarium dengan anti bakteri untuk membunuh parasit. Setelah kolam kembali steril, maka ikan arwana dapat kembali dipindahkan ke dalam aquarium tersebut. 2. Tutup Insang Melengkung Gejala Tutup Insang Melengkung Seperti namanya, peyakit ini menyerang bagian tutup insang. Sesekali kita melihat ikan arwana yang tutup insangnya terlihat terbuka sehingga bagian insang terlihat jelas. Ciri lainnya adalah terjadinya perubahan warna insang menjadi kehitaman. Jika ciri tersebut dialami oleh ikan arwana anda maka segera lakukan penanganan. Karena penyakit tersebut dapat dengan mudah membunuh ikan arwana kesayangan anda. Penyebat Tutup Insang Melengkung Penyebab dari tutup insang melengkung pada ikan arwana dapat beragam, beberapa diantaranya Suhu air yang terlalu rendah Pemberian obat yang melebihi dosis Serangan parasit sejenis bakteri Kadar oksigen dalam air yang rendah Dari beragam penyebabdiatas, kurangnya kadar oksigen adalah salah satu penyebab yang sering terjadi. Pada saat kondisi air kekurangan oksigen, ikan cenderung akan bernafas dengan cepat yang berarti terjadi gerakan buka-tutup insang dengan cepat pula. Aktivitas yang terlalu cepat ini terkadang tidak terjadi secara sempurna, seperti saat insang belum tertutup sempurna namun sudah terbuka kembali. Hal ini lah yang membuat tutup insang menjadi tidak normal. Pengobatan dan Pencegahan Tutup Insang Melengkung Untuk tahapan pencegahan dapat dilakukan dengan cara menjaga asupan oksigen yang cukup dalam aquarium. Jika dirasa aerator tidak memadai dalam suplai oksigen, anda dapat mengganti aerator dengan yang lebih besar. Selin itu kualitas air dalam aquarium harus selalu dijaga dengan baik. Untuk proses pengobatan tutup insang melengkung dapat dilakukan dengan cara memberikan suplai oksigen murni langsung ke arah insangnya. Tutup insang yang melengkung dapat diperbaiki dengan melakukan operasi kecil pada bagian tepi tupu insang arwana. Tentu saja untuk melkukannya harus membutuhkan keahlian yang cukup. 3. Ikan Arwana Tidak Mau Makan Penyebab Arwana Mogok Makan Terkadang kita menemukan ikan arwana yang enggan atau tidak mau makan. Salah satu faktor penyebab ikan arwana malas makan adalah karena terlalu sering diberi kelabang hidup. Ini membuat ikan menjadi terbiasa dengan pakan tersebut dan tidak mau memakan jenis pakan arwana lain, bahkan kelabang mati sekalipun. Cara Mengatasi Arwana Tidak Mau Makan Untuk mengatasi permasalahan ini, maka ikan arwana anda perlu di puasakan selama seminggu tanpa makanan apapun. Setelah satu minggu, barulah diberi jenis pakan lain selain kelabang seperti jangkrik, atau ikan kecil. Biasanya jika sudah di puasakan, ikan arwana akan lapar dan kembali melahap pakan yang kita sediakan. Namun jika dalam seminggu ikan masih tidak mau makan, maka berilah pakan berupa ikan hidup dan biarkan sampai arwana mau menerima makanan tersebut. Cara alternatif dalam mengatasi arwana tidak mau makan adalah dengan mencampurkan sebutir kapsul Hobie Fishes kedalam 200 liter air kedalam akuarium. Obat ini berfungsi dalam mengatasi stress pada arwana serta merangsang nafsu makan. Selain itu kurangi pemberian kelabang dari setiap hari menjadi seminggu sekali secara bertahap. 4. Mata Ikan Arwana Juling Penyebab Mata Juling pada Arwana Biasanya penyakit mata juling terjadi akibat terlalu sering memberi pakan yang tenggelam maupun ikan hidup yang berenang di dasar aquarium. Terlalu sering melihat ikan kecil yang berada dibawahnya dianggap sebagai salah satu faktor utama membuat mata ikan juling. Dengan kondisi seperti ini membuat otot mata ikan arwana jadi memanjang, ini lah yang menyebabkan kejulingan pada arwana. Pencegahan Mata Juling Arwana Seperti diketahui, penyebab mata juling tersebut adalah karena terlalu sering melihat kebawah. Untuk itu anda dapat melakukan tahapan pencegahan dengan cara menjaga pakan yang akan diberikan pada arwana. Berilah pakan yang mengambang atau ikan hidup yang erenang dipermukaan. Selain itu sinar matahari juga dipercaya dapat membantu dalam mencegah terjadinya mata juling pada arwana. Pengobatan Mata Ikan Arwana Juling Ikan arwana yang terlanjur juling matanya masih bisa diobati. Beberapa cara dipercaya mampu mengembalikan kondisi mata arwana menjadi normal kembali, seperti melakukan operasi kecil pada matanya. Tapi tentu saja cara ini tidak bisa dilakukan sembarangan serta cukup beresiko. Cara lainnya adalah dengan memindahkan ikan arwana ke dalam tempat yang lebih luas dan mendapat sinar matahari yang cukup. Tempat yang digunakan dapat berupa fiberglass maupun kolam semen sambil diberi pakan terapung. Cara ini cukup efektif dalam mengobati mata ikan arwana. 5. Dubur Arwana Bengkak Dan Memerah Gejala dan Penyebab Dubur Arwana Merah dan Membengkak Sering kali ketika melihat dubur arwana memerah adalah karena ikan tersebut sedang birahi. Namun nyatanya itu salah besar, justru itu perdanda ikan arwana anda sedang dalam masalah serius yang bisa berujung kematian. Gejala ini dapat terlihat dengan perubahan warna pada dubur menjadi kemerahan dan jika dibiarkan akan membengkak. Warna kemerahan disertai bengkak tersebut terjadi karena adanya permasalahan pada pencernaan arwana. Penyebabnya adalah pemberian pakan yang tidak bersih yang mengakibatkan pakan tidak dapat tercerna dengan sempurna oleh perut ikan. Hal ini membuat pembentukan feces menjadi keras dan ikan arwana menjadi sulit mengeluarkan kotorannya susah BAB. Kondisi ini menyebabkan dubur arwana menjadi merah akibat terlalu memkasa dalam mengeluarkan kotoran dan membengkak. Langkah Pencegahan dan Pengobatan Untuk pencegahan agar ikan arwana terhindar dari penyakit dubur merah dan bengkak dapat dilakukan dengan menjaga pakan agar selalu bersih. Maksud dari bersih disini bukan dari kotoran yang tampak dari luar, melainkan kotoran yang didalam pakan tersebut. Untuk itu setiap pakan yang hidup sebaiknya dipuasakan terlebih dahulu selama 1-2 hari. Bagi arwana yang sudah terlanjur menderita dubur merah dan bengkak, dapat diberikan obat berupa amonium sulfat. Ammonium sulfat dapat membantu dalam mengatasi dubur arwana memerah dan bengkak. 6. Sisik Arwana Berdiri atau Kembang Sisik Penyebab Penyakit Sisik Berdiri atau Kembang Sisik Sisik berdiri atau kembang sisik juga merupakan salah satu penyakit yang cukup ditakuti pecinta arwana. Penyakit ini dapat mengakibatkan kematian pada ikan jika tidak ditangani dengan baik. Penyebab kembang sisik bisa karena serangan bakteri atau terjadi karena buruknya kualitas air pada habitat pemeliharaan. Gejala Kembang Sisik Gejala yang terjadi pada sisik berdiri ini juga bergantung dari penyebabnya. Jika kembang sisik di sebabkan oleh kualitas air yang buruk, gejalanya adalah sisik akan terangkat sampai kondisi terparah sisik menjadi seperti buah nanas. Untuk kembang sisik yang disebabkan oleh bakteri, biasanya disertai dengan warna kemerahan pada sekitar sisik yang berdiri Pengobatan Penyakit Kembang Sisik Pengobatan kembang sisik biasanya membutuhkan waktu 2-7 hari tergantung dari tingkat keparahannya. Untuk kembang sisik akibat dari kualitas air bisa disembuhkan dengan mengganti air aquarium dan tambahkan garam ikan. Sealin itu dapat juga meningkatkan suhu air menggunakan heater menjadi 32 derajat Celcius. Untuk pengobatan kembang sisik yang disbabkan oleh bakteri, proses pengobatan dilakukan dengan cara menganti air dan menjaga suhu air menjadi 32 derajat Celcius. Pengisian air tidak penuh seperti biasa, tapi diisi hanya sebatas badan ikan lebih sedikit. Beri juga aerator untuk menjaga asupan oksigen didalam air. Setelah itu anda dapat memberi antibiotik berupa tetraciclyn sebanyak 2 butir atau jika sudah parah dapat diberi 4 butir. Jika air sudah terlihat keruh keunguan, segera ganti air dengan yang baru dan buang air yang lama. Jangan lupa sediakan oksigen murni untuk menjaga ikan tidak kekurangan oksigen. 7. Tulang Punggung Bengkok Penyebab Tulang Punggung Bengkok Penyebab Tulang Bengkok disebabkan oleh masuknya bakteri kedalam tubuh ikan yang menyebabkan perkembangan ikan menjadi tidak normal. Penyebab lainnya adalah karena adanya kesalahan dalam pemberian obat, dan ukuran aquarium yang terlalu kecil atau sempit. Faktor-faktor tersebut dapat memicu tulang punggung arwana menjadi bengkok. Langkah Pengobatan dan Pencegahan Bengkok Tulang Punggung Untuk mengatasi masalah tulang punggung bengkok ini dapat dilakukan dengan cara mengganti aquarium menjadi lebih besar. Alternatif lainnya adalah dengan memasukan ikan kedalam kolam yang luas. Selain itu perlu juga dijaga kebersihan tempat hidup ikan dan berhati-hati dalam pemilihan obata untuk penyakit ini. Efek perkembangan ikan arwana yang tidak sempurna juga dapat mempengaruhi pertumbuhan sungut ikan tersebut. Beberapa kasus ditemukan sungut pendek yang tidak seimbang dengan besar tubuh ikan. Dan tempat yang sempit juga dapat memicu terjadinya patah ekor pada arwana. 8. Sirip dan Ekor Arwana Mengkerut Penyebab sirip dan ekor mengkerut Permasalahan ini terjadi karena kualitas air yang sangat buruk dalam aquarium. Air yang kotor dapat memicu terjadinya pengkerutan pada sirip dan ekor arwana, selain itu suhu air yang terlalu rendah juga dipercaya menjadi faktor penyebab sirip dan ekor mengkerut. Cara mengobati ekor dan sirip mengkerut Untuk mengatasi hal ini terbiag cukup mudah, anda hanya perlu membersihkan air yang ada pada aquarium. Selanjutnya anda dapat menambahkan heater guna menjaga suhu air agar tidak terlalu rendah. Anda juga dapat menambahkan ammonium sulfat secukupnya kedalam air. Memang banyak faktor yang dapat memicu masalah kesehatan pada arwana seperti parasit, bakteri atau dari faktor lingkungan sekitarnya. Untuk itu sebagai pecinta arwana, Rawatlah ikan kesayangan anda dengan baik. Menjaga serta memperhatikan kualitas tempat/aquarium agar selalu bersih adalah langkah awal dalam mencegah timbulnya berbagai penyakit pada arwana.
Ikan arwana tidak mau makan- Ikan arwana merupakan salah satu jenis ikan yang terkenal akan keindahan bentuk dan warna sisiknya, sehingga dia pun banyak digemari dan dipelihara oleh pencinta ikan hias air tawar di seluruh dunia dan Indonesia. Atas dasar itulah arwana dibandrol mahal di pasaran [baca jenis dan harga ikan arwana terbaru]. Tapi di balik itu semua sobat perlu tahu bahwa dalam merawat ikan arwana kadang tidak sejalan dengan apa yang kita pikirkan. Misalnya belum lama ini melihat para pemula mengeluh di grup komunitas tentang ikannya yang tidak mau makan, "Kenapa ikan arwana saya tidak mau makan?" atau "Apa sih penyebab ikan mogok makan dan bagaimana cara mengatasinya?" dan lain sebagainya. Ketahuilah, sebenarnya permasalahan ikan arwana yang tidak mau makan ini adalah permasalahan yang umum dan biasa dialami oleh penghobi ikan arwana. Jadi bukan hanya kalian saja yang mengalaminya. Tapi jangan khawatir sebab di sini kami akan berbagi pengalaman berupa tips menangani arwana tidak mau makan dan disertai sebab-sebabnya. Ok langsung saja berikut faktor-faktor utama yang menyebabkan arwana tidak mau makan dan cara mengatasinya Sebab dan Cara Mengatasi Ikan Arwana Tidak Mau Makan Sekitar ada 4 sebab yang berhasil kami simpulkan berdasarkan pengalaman pribadi dan pengalaman para member grup facebook komunitas arwana 1. Ikan Arwan Sedang Adaptasi di Tempat Barunya gambar arwana by james low Jika kalian baru membeli arwana dan dia tidak mau makan, maka ini merupakan hal yang wajar. Karena ikan arwana tergolong ikan yang susah untuk beradaptasi. Dia membutuhkan waktu yang lama agar bisa menyesuaikan lingkungannya. Makanya kadang dia akan stres setelah dipindahkan ke tempat barunya. Lalu apa solusinya? Kalau memang faktornya karena adaptasi, sobat tidak perlu khawatir. Tunggu saja 5-7 hari, nanti dia juga akan makan sendiri dengan lahap. Kalau masih belum mau makan gimana? Ini jarang terjadi tapi tidak mengapa akan saya berikan tipsnya. Jika 1 minggu lebih ternyata si ikan belum juga doyan makan, sebaiknya atur seat heaternya hingga 30 C dan tambahkan juga garam ikan 1 gram/liter air. 2. Kondisi Air Kotor Sehingga Ikan Tidak Mau Makan gambar akuarium keruh Penyebab ikan arwana tidak mau makan yang berikutnya adalah kondisi airnya yang keruh dan kotor. Hal itu bisa terjadi karena keadaan aquarium yang tidak jernih akan membuat parameter airnya ikut berubah, baik dari segi suhu, keasaman dan kadar oksigen di dalam air itu sendiri. Dari sinilah akan mengakibatkan si arwana stres dan pada akhirnya dia malas makan. So untuk mencegah dan mengatasinya, sobat cukup mengganti air Water Change secara rutin dan disiplin. Tapi ingat saat mengurasnya diusahakan dengan cara pelan-pelan agar guncangan airnya tidak kuat yang itu justru bisa membuat ikan arwana tambah stres. Perhatikan tutorial cara menguras aquarium yang benar di bawah ini Pertama sediakan garam ikan, dan pengukur PH air kalau ada Lalu kuras airnya secara perlahan-lahan, namun semua air yang ada di dalam tank jangan dihabiskan. Melainkan cukup 30% saja. Setelah itu bersihkan dan cuci filter/kapas sampai bersih lalu dijemur hingga kering lebih bagus lagi kalau diganti dengan yang baru. Jika semua sudah dibersihkan maka selanjutnya sobat memasukkan air pengganti tapi sebelumnya sudah direndam 24 jam agar kandungan kapurnya mengendap. Perhatian, jangan menggunakan air berkaporit dan usahakan suhunya 30 C, makanya di atas tadi sudah disarankan untuk menyediakan alat pengukur suhu air supaya kita tahu ukurannya. Kalau air pengganti sudah siap selanjutnya, masukan dengan pelan-pelan. bisa juga ditambahkan garam ikan Apabila airnya sudah jernih, kalian tinggal mencoba memberikan makanan pada si arwana, saya jamin pasti dia akan memakannya. 3. Pemberian Pakan yang Monoton dan Berlebihan Jika arwana tidak mau makan bisa jadi karena kalian salah dalam memberikan makanan untuknya. Entah itu kelebihan atau monoton alias tidak dikombinasikan dengan jenis pakan arwana lainnya. So kombinasikanlah dengan yang lainnya agar tidak bosan dan juga jangan terlalu banyak sebab malah akan menjadikan kehilangan nafsu makan si ikan. Kalau sudah terlanjur bagaimana? Nah kalau sudah terlanjur dan dia tidak mau makan, maka solusinya kalian harus memancingnya dengan cacing beku, jangkrik atau lainnya. Tapi disesuaikan juga dengan ukuran si ikan misalnya untuk arwana yang masih kecil di bawah 18 cm maka dikasih cacing beku yang sudah dilembutkan dan untuk yang dewasa 25 cm bisa dicoba dengan pakan jangkrik dan ulat hongkong. Yang jelas kalian bisa bereksperimen sendiri sesuai makanan yang paling disukainya. 4. Karena Penyakit atau Ikan Sedang Sakit Alasan terakhir ikan arwana tidak nafsu makan adalah karena sedang sakit dan terserang bakteri. Bahkan kita pun kalau lagi sakit juga pasti tidak nafsu makan. Maka untuk solusi dari masalah ini adalah diobati. Silahkan baca 15 Jenis Penyakit Ikan dan Cara Mengobatinya. Itulah penyebab ikan arwana tidak mau makan dan cara mengatasinya. Semoga bisa bermanfaat buat arwana lovers. Artikel ini boleh dicopas asalkan menyertakan sumber DMCA protected. Thanks You
Penyebab arwana yang masih ngamukan, takutan dan suka kagetan biasanya adalah ciri-ciri 1. Ikan yang baru dibeli, adaptasi di tempat baru 2. Baby arwana 3. Cek aquarium, kena pantulan cahaya atau ga? 4. Aktifitas sekitar begitu frontal dan dapat membuat aro stress Ciri-ciri & Akibat ikan yang kagetan 1. Grusak-grusuk nabrak kaca 2. Sisiknya copot 3. Nafsu makan menurun, kalau ada orang lewat tidak mau makan 4. Jadi menghampiri tank/aquarium ikanya berenang cepat terus mojok. 5. Kagetan terus dan berenang bolak balik 6. Kalau mati lampu suka kagetan, bahkan loncat-loncat. 7. Penakut, takut Orang, takut Lampu Memang memelihara aro itu banyak tantangannya, harus sabar. Dan kalau masih kecil wajar, apalagi di tempat sering lalu lalang jadi ikutan kaget gara-gara hentakan kaki. Juga perlu diperhatikan karakter bawaan ikan, namun bisa dilatih kok sesuai dengan perkembangan umur dan ukuran! Solusi Cara Mengatasi Arwana Penakut 1. Coba kasih tankmate yang ukurannya lebih kecil dari aronya. Selain itu tankmate juga bagus agar stress nya tersalurkan. Atau sebaliknya, coba kasih tankmate yang lebih agresif, yang suka jail kayak peacock bass atau perrot, kira-kira 1 - 2 ekor cukup. Kalau aku pakai ikan kaviat, silver dollar, dll minimal 3 ekor. 2. Untuk baby arwana yang sering kagetan, apalagi kalau dideketin. Tapi tidak usah khawatir karena lama-lama juga akan terbiasa. Jadi obatnya cuma waktu. Untuk aro yang baru dibeli juga begitu, lama-lama nanti juga akan kenal dengan pemiliknya. Biarkan arwana beradaptasi dengan pemiliknya. 3. Kalau saya kaca tank digebrok-gebrok pakai tangan. Sering diajak main-main. Sering-sering dideketin saja, niscaya aro juga ga takut lagi dan tau siapa majikannya. 4. Sering tongkrongin depan tank, smbil gerakin tangan di kaca, jika perlu wajah deketin ke tank. Tapi jangan membuat gerakan tiba-tiba yang sering bikin baby aro kaget. Kalau mau berdiri juga selepas jongkok pelan-pelan, atau pas lagi jongkok, mundur dulu ke belakang perlahan sekira 1 meter lebih baru berdiri, itu juga pelan-pelan. Intinya jangan bikin gerakan cepat atau reflek, must be calm. Kalau aro sudah naik mentalnya, mau jingkrak-jingkrak denap tank juga gak masalah lagi. 5. Biar kenal sama majikannya, ajak ngobrol tuh aro. Tapi pdkt nya pelan-pelan saja kalau yang ini. Intinya sering-sering interaksi sama aro. 6. Terus kalau mental lagi jelek, jangan diganggu/dikagetin, tapi pelan-pelan dilatih. Dan kalau dia lagi ga kagetan hajar jingkrak-jingkrak. 7. Kalau saya, malah saya letakkan di tempat orang lewat tempat orang yang sering lalu lalang bolak-balik supaya arwananya terbiasa, sekitar 2 mingguan mentalnya naik, ga mudah kaget lagi. 8. Tutup kaca samping dan belakang tank. Biar yang depan saja yang kelihatan. Aro biasanya kaget nya sih dari arah samping, tau-tau nongol orang atau apalah. Atau sementara tutup full dulu semua kaca aquarium pakai koran / kain / sejenisnya, yang atas gak usah ditutup buat sirkulasi ikannya biar adaptasi dulu nanti buka nya bertahap. Mudah-mudahan sembuh, aku pernah mengalami hal seperti ini. Aku dulu kurang lebih 1 mingguan baru aku buka total, paling lama 2 mingguan deh. Dan buka nya bertahap, nanti sekitar 3 harian korannya dibuka dikit-dikit. Prosesnya ga lama kok.,asal rutin di beri makan nanti juga tenang ikannya! atau solusi lain, tutup semua sisi yang sering dilewatin penghuni rumah. 9. Dan pas ditutup kain kalau pakai lampu aquarium, dimatiin selama ditutup aquriumnya. 10. Pindah lokasi aquarium ke tempat yang sepi lalu lalang, seperti jangan dekat pintu masuk. Kasih dia tempat yang nyaman jangan terlalu ramai berisik. Arwana aku juga pernah kaya gitu. 11. Ganti air rutin saja 2-3 hari sekali, jaga kualitas air dan kebersihan tank, cukup itu saja nanti normal kembali, jadi gak perlu pakai obat-obatan dulu. 12. Ada trik yang ampuh bagi aro yang suka parkir kalau ada orang, coba sering belai ikan secara lembut, sentuh dengan lembut dibelai-belai. Caranya, pegang arwana nya sampai tenang di tangan, buat si aro percaya kalau dia dalam keadaan aman. Dijamin mental tebel dan kuat. Tapi kalau masih panikan jangan dipegang dulu. 13. Daun ketapang, cuci bersih dulu, cemplungin saja 5 lembar ke aqua. Ntar menjadi agak calm aro nya. 14. Sebenarnya kalau masih kecil kagetan itu wajar, disamperin malah kabur. Coba biasain sebelum kasih makan tongkrongin dulu depan tank. Ntar ikan makin gede makin tau kalau ada orang mendekat itu tandanya mau dikasih makan, maka dia pun lama-lama jadi ga takut sama orang. Itu kalau pengalaman saya sih. Juga bisa ditambah puasain dulu 3 hari lah. Terus pakannya dipegang di tangan, terus digesekin di kaca baru kasihkan ikannya. Kasih makannya teratur 2x sehari kira-kira di jam yang sama, pagi sore. Nanti setelah beberapa hari dia nyamperin sendiri. 15. Pencahayaan dimatikan dulu. Pengalaman saya, pernah juga, aro pertama masuk ikan pakai lampu led warna putih panjang 60cm ikan parkir terus kaya takut, besoknya saya ganti lampu led yang ga terlalu terang warna merah panjang 40cm ikan mulai bergerak-gerak tidak parkir lagi. Setelah satu minggu coba pakai lampu led warna putih panjang 10 cm lagi lumayan ga takut lagi dan ga parkir lagi. Sebenernya kalau aro di bawah 30cm sering kagetan, itu normal. Tapi bagusnya di latih hand feeding sama sering di tongkrongin depan akuarium. Nanti lama-lama kenal sendiri sama yang punya. Ntar kalau sudah sembuh, jadi seperti punya saya, boro-boro kaget, dideketin orang malah ngedeketin balik disangka mau ngasih makan.